Tanggal 18 Juni 2013 yang lalu Goedang Djadoel yaitu sebuah komunitas
kajian di Pekalongan menggelar pementasan musik religi Bimbo yang
dibawakan oleh Rannom (alias tuwek) Band. Acara ini dihadiri lebih dari
seratus limapuluh penggemar lagu lagu religi bimbo dan tentu saja Taufik
Ismail selaku penulis liriknya yang juga hadir untuk memberi pencerahan
dan penajaman makna dari lirik lirik lagu religi Bimbo.
Lagu
lagu seperti Sajadah Panjang diuraikan panjang lebar oleh Bapak Taufik
Ismail dengan sangat dalam dan penuh kedamaian jiwa. Tidak kalah penting
hadirnya EH Karta Negara (mas Karta) sebagai pembawa acara atau lebih
pas disebut moderator (kalau dalam ilmu kimia katalisator) ikut
menyegarkan acara malam itu dengan siraman rohani di sela sela lirik
lagu religi karya Taufik Ismail.
Secara khusus Bapak
Taufik Ismail membaca puisi yang sangat panjang "....aku rindu
Indonesia yang disegani, dihormati bangsa bangsa lain.....aku rindu..."
Sungguh para hadirin terdiam terkesima menyimak pembacaan puisi yang
panjang yang penuh makna dan keprihatinan. Intonasi suara yang kadang
lirih merengek rengek...dan tiba tiba menggelegar penuh energi mengisi
relung relung hati para hadirin. Mulut mulut menganga, menengadah dengan
mata yang mulai berkaca kaca...ah di alam mana kita sekarang
ini....seperti terbius dan asyik masyuk..... sungguh semuanya terhanyut.
Jiwa jiwa yang selama ini kerontang seperti disiram air sejuk....
selama 4 jam tanpa henti.
Selain yang hadir ternyata
Bapak Taufik Ismail sendiri juga ternyata sangat menikmati dan ingin
berkunjung lagi ke Goedang Djadoel untuk format acara yang kata beliau
belum pernah ada di negeri ini penuh hikmat, menghibur dan cair..
Puluhan
lagu meluncur mulus dibawakan oleh Ranom Band yang setiap dua lagu
diselingi pembacaan puisi oleh Bapak Taufik Ismail. Para hadirinpun
merasa terpuaskan dahaga jiwanya dengan lirik lirik yang menyejukkan dan
mengilhami, seperti Rasul Munyuruh Kita, Lailaltul Qodar, Ketika Tangan
dan Kaki Bicara (Chrisye), Panggung Sandiwara (Ahmad Albar) yang semua
liriknya ditulis oleh Bapak Taufik Ismail.
Acara yang
secara keseluruhan diliput oleh BatikTV ini, benar benar menjadi
suguhan yang sangat bermutu dan berkelas. Semua yang hadir mengharapkan
format acara seperti ini supaya sering diadakan.
Semoga Goedang Djadoel dapat selalu mementaskan acara bermutu seperti ini.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar